Jumat, 16 Maret 2012

Cinta Nano-Nano (manis, asem, asin rame rasanya)

    Jaman SMA adalah jaman dimana seorang cewek dan cowok genjar-genjarnya ingin sekali punya yang namanya PACAR. Di suatu kisah di SMA Cendekia ada cewek yang benama Duma, disekolahnya dia tidak begitu populer namun dia memiliki banyak teman yang baik dan asyik. Di lain sisi ternyata Duma adalah sosok cewek yang baik dan asyik pula bila sedang berkumpul dan bersenda gurau dengan teman-temannya.
Tapi ada satu hal yang menarik dari Duma yaitu dia mempunyai segudang cerita cinta yang hampir semua teman-temanya pada nggak nyangka bahwa dia sudah pernah merasakan manis, asem, asyiknya cinta. Entah itu dari sahabat Duma maupun pengalaman pribadinya.
Tapi sejak SMA dia baru saja  menemukan sosok teman yang bernama Wulan yang bisa di percaya untuk menjaga rahasianya dan curahan hatinya.
Suatu ketika Duma mencurahkan isi hatinya pada Wulan tentang apa yang sedang dialaminya.
Duma mengalami masalah cinta yang sangat pelik. Dia baru saja ditembak seorang cowok namun ditolaknya. Tapi yang jadi masalahnya adalah si cowok tersebut tidak terima karena sudah di tolak, cowok tersebut terus menerus mengejar-ngejar Duma. Walaupun Duma sudah besikap cuek, jutek, dan angkuh si cowok tetap saja mengejar-ngejar Duma.

*****

          Waktu berlalu Duma sudah tak lagi di kejar-kejar cowok itu. Akhirnya dia berhasil membuat cowok itu menjadi ilfeel (ilang feeling) padanya.
          Lain kisah lain cerita, saat ini Duma sedang merasakan senangnya apa itu jatuh cinta? Dan tiba-tiba dia bernyanyi-nyanyi lagu-lagu cinta…

Haruskah ku  bilang cinta,
hati senang namun bimbang…
Ada cemburu juga rindu, ku tetap   menunggu…
Haruskah ku  bilang cinta,
hati senang namun bimbang…
Dan kau sudah ada yang punya , ku tetap menunggu…

Teman dan keluarganya merasa heran dengan tingkah laku yang tak biasa dari Duma tersebut. Di sisi lain Duma juga merasa heran dengan gelagatannya yang aneh ini.
“heeem, aku lagi jatuh cinta kale yah ?”, gumamnya dalam hati.

*****


Saat di sekolah Duma menceritakan apa yang sedang ia rasakan kepada Wulan.
“Lan, kamu tau ndak aku kayaknya lagi falling in love nihJ”, cerita Duma
“cie… cie… cie… sama sapa Dum ?”, tanya Wulan penasaran
“heem , aku sendiri juga bingung Lan J” (Duma tersipu malu)
“ah kamu nih , gimana toh ?” tanya Wulan dengan nada memaksa
“(tertawa malu)”, jawab Duma
“oke oke… kalo kamu nggak mau ngasih tau aku ”, (jawabnya melas)
          Saat Duma sedang asyik-syiknya bercerita dengan Wulan, tiba-tiba ada sesosok pria yang membuat Duma tak berkedip dan terus memandanginya. Ternyata dia adalah cowok yang sedang diceritakan dia kepada Wulan, cowok itu bernama Evan dia kakak kelas dari Duma.
“huuuuush, ngeliatin apaan sih ?” tanya Wulan panasaran
“itu tuh , cowok yang aku ceritain .” (menunjuk keluar kelas)
“mana sih ?” (celingukan)
“ah sudahlah nanti kamu nggak penasaran lagi dong.” jawab Duma penuh canda
“dasar kamu.” (menepuk bahu Duma)
“hehehe biarin.” ledek Duma
          Bel tanda istirahat usai pun terdengar, Duma dan Wulan bergegas menuju bangku masing-masing.

*****

          Berselangnya waktu Duma merasa sudah tidak suka lagi dengan Kak Evan kakak kelasnya itu. Tarnyata Kak Evan murid yang tidak baik di sekolahnya, dia suka bolos dan sering berurusan dengan BK. Selain kepribadian Kak Evan yang tak baik, dia juga sudah mempunyai pacar yang bernama Nissa. Itulah yang membuat Duma tidak suka lagi dengan Kak Evan. Duma merasa cinta itu membingungkan, kadang senang, kadang sedih, dan kadang juga membuat dia kalang kabut sendiri dengan cinta itu.
          Suatu ketika Duma berpikir kenapa di dunia ini harus ada cinta ? cinta yang hanya bisa membuat orang kebingungan.

*****

          Sejenak Duma ingin membiasakan diri tanpa ada embel-embel cinta. Dia ingin konsen dulu bersekolah, dan mencari banyak teman yang sudah ada di sekelilingnya.
          Tiba-tiba handphone Duma berbunyi, dan kemudian Duma melihatnya ternyata itu telephone dari sahabatnya sejak SMP yaitu Leila.

“halo, assalamualaikum”, jawabnya
“waallaikumsalam, halo Duma yah ?” tanyanya
“iyaaaa” jawabnya lembut
“apa kabar ? sombong nih nggak pernah sms ataupun telephone aku”, tanyanya bawel
“yah maaf deh aku kan orang sibuk (tertawa)”, canda Duma
“ooooooh gitu yah ?” ledek Leila
“iyaaa. aku baik Lei, kamu sendiri gimana ?”
“aku juga baik kok DumJ”, jawabnya sumringah
“syukur deh, oh iya tumben kamu telephone aku ?” tanyanya heran
“aku kangen aja sama sahabatku satu ini”, jawabnya
“ihhh so sweet deh”, canda Duma
“harus dong (sambil ketawa), oh yah siapa cowokmu sekarang?”
“aku jomblo Lei, lagipula aku baru aja ngalamin masalah cinta yang pelik (nada pelan)”
“loooh kok gitu ?” tanyanya heran
“ya gitu deh, makanya ayo kapan-kapan kita ngumpul lagi. Cerita-cerita kayak waktu SMP dulu.” jawabnya antusias
“okeh, udah dulu ya Dum. Assalamualaikum”
“waallaikumsalam”
          Obrolan yang sangat panjang antara kedua sahabat itu. Tiba-tiba Duma teringat akan  satu hal yaitu besok waktunya untuk mengumpulkan tugas cerpen Bahasa Indonesia yang diberikan oleh Mrs. Isma.

*****
          Duma menjalani hari-harinya dengan riang dan penuh kebahagiaan bersama teman-teman SMAnya. Suatu hari ketika berada di sekolah dan saat itu sedang istirahat Duma iseng dengan mengirim pesan ke semua teman-temannya yang ada di contact handphonenya. Dan satu per satu temannya pun membalas pesan dari Duma. Tapi Duma sangat mengharapkan pesannya di balas oleh Rama, Rama adalah first love (cinta pertama) Duma sejak SMP namun tak di balas oleh Rama entah mengapa Rama tak membalas pesan Duma itu.
          Duma dan Wulan suatu hari pergi ke toko buku, Duma yang sedang menemani Wulan mencari buku itu tiba-tiba melangkahkan kakinya ke rak buku yang berisi buku novel-novel. Disana Duma sedang melihat-lihat novel yang berjejeran dengan rapi pada tempatnya. Ketika melihat novel dengan judul yang menarik Duma langsung saja mengambilnya, namun disaat yang sama ada seorang cowok yang hendak mengambil novel itu juga (saling bersamaan memegang buku novel itu) dan secara spontan mereka berdua saling menatap satu sama lain.
“eh, maaf yah ?” kata cowok itu
“oh nggak papa kok.” jawab Duma
“kamu mau ngambil buku ini ?” tanyanya
“emmm, sebenarnya tadi aku cuma mau baca sinopsisnya doang soalnya judulnya menarik sih.”jawabnya polos
“oh ya sudah ini buat kamu aja kalo gitu.”ucap cowok itu
“tapi kan kamu juga mengincarnya.”
“ah, nggak papa ini buat kamu aja. Oh iya kalo boleh tau nama kamu siapa ?” tanya cowok itu
“oh aku Duma, kamu ?”
“aku RamaJ.” jawabnya lirih
Tiba-tiba Duma melamun dia teringat teman semasa SMPnya yang bernama Rama seperti nama yang saat ini sedang Duma temui sekarang.
“Rama ? (melamun)”
“iya aku Rama, kenapa emangnya Dum ?” tanyanya
“oh ndak nama kamu sama seperti first love (cinta pertama) ku dulu waktu SMP.”
“emang kamu dari SMP mana ?”
“aku dari SMP Nusa Bangsa.” Jawabnya
“aku juga dari SMP sana looh”
“jadi kamu Rama ku dulu dong ? (terheran-heran)”
“iya, sebenarnya aku sudah tau kamu dari kejauhan makanya aku ngampiri kamu kesini dan pura-pura belum kenal sama kamu dan kepura-puraanku berhasil dehJ” jawabnya lantang
“dasar tetep aja masih jail yah kamu.” jawab Duma manja
“kamu juga tetep aja masih jadi pelupa.” ledek Rama
“ah kamu.” ucap Duma
“(tertawa tengil)”
          Pertemuan mereka di toko buku membuat Duma dan Rama kembali menjalin komunikasi. Dan tak sampai hitungan bulan mereka berpacaran. Rama yang menembak Duma terlebih dahulu saat Valentine’s Day dan memberi Duma sebuah boneka berwarna merah jambu dan sebatang cokelat.
          Walaupun sekarang saat ini mereka menjalin hubungan jarak jauh, hubungan mereka berjalan dengan baik tanpa ada orang ketiga yang ingin merusak hubungan mereka.
          Namun ditengah hubungan mereka yang sedang manis-manisnya ada teman sekolah Rama yang terus-menerus mengejar-ngejar Rama dan itu jadi penyebab hubungan Rama dan Duma menjadi renggang untuk beberapa saat. Temannya Rama itu sangat ganjen terhadap Rama, suatu ketika Duma melihat handphone Rama dan berisi pesan dari temannya tersebut ternyata temannya tersebut adalah teman semasa SMP mereka berdua yang bernama Gaby. Memang sejak SMP Gaby menyukai Rama namun karena Rama dan Duma saling menyukai jadi Gaby tak ada celah lagi mendekati Rama. Isi pesan dari Gaby itu membuat Duma cemburu karena Rama dan Gaby masih menjalin komunikasi sampai sekarang,  apalagi Rama dan Gaby sekarang satu sekolah.
Dan Duma merasa geram dengan teman Rama tersebut tapi untungnya Rama dapat menangani masalah pelik yang dihadapi oleh mereka berdua.
          Suatu hari Rama mengajak Gaby untuk bertemu dengan Duma dan menjelaskan bahwa yang dilakukannya itu adalah perbuatan yang tidak benar.

*****
          Akhirnya hubungan mereka terjalin lagi seperti dulu tanpa ada orang ketiga yang mengganggunya. Dan hubungan Duma dengan Gaby juga pulih kembali.
          Saat hari jadi mereka berdua Rama memberi kejutan pada Duma, yaitu sebuah lagu dari Keith Martin (Because Of You) yang menjadi lagu kesukaan Duma dengan memainkan alat music gitar …

Because of you my life has changed
Thank you for your love and the joy you bring
Because of you I feel no same I’ll do the world
And because of you

          Dengan lagu yang diberikan Rama pada Duma menunjukkan bahwa Rama sangat menyayangi Duma. Duma sangat senang dan terharu ketika Rama menyanyikan lagu itu dengan diiringi sebuah alat musik gitar apalagi suasana pada saat itu sangat mendukung.
          Duma menyadari bahwa cinta itu penuh dengan rasa yang berbeda-beda seperti halnya permen nano-nano yang dalam satu permen rasanya bisa berubah-ubah dan kadang juga bisa bercampur jadi satu rasanya. Jadi Duma menamai kisah cintanya dengan sebutan Cinta Nano-Nano (manis, asem, asin, rame rasanya).

*selesai*




Penulis : @Windiduma
               Ndhie Windhie



2 komentar: