Sabtu, 16 November 2013

CINTA TAK BICARA (ɔ ˘⌣˘)♥(˘⌣˘ c)

Jam kuliah akhirnya selesai juga, saatnya untuk Pram tancap gas motornya dan segera pulang. Namun ketika ban motornya lewat depan gerbang kampus dia melihat seorang gadis cantik dengan jilbab merah jambu di kepalanya Pram pun langsung hilang kendali dan dia menabrak orang yang saat itu sedang lewat di depan motornya. Gadis berjilbab merah jambu itu pun dengan sigap tanpa mengucap sepatah katapun langsung menolong orang yang tak sengaja ditabrak Pram, dan Pram pun turun dari motornya dan turut menolong orang tersebut untuk berdiri dan untungnya orang tadi tidak ada lecetpun disekujur tubuhnya.

Keesokan harinya, saat jam kuliah telah usai lagi Pram melihat gadis kemarin yang hari ini sedang memakai jilbab hijau dan semakin cantik saja kalo diliat-liat gadis itu sedang duduk-duduk di taman dekat tempat parkir motornya. Pram memberanikan diri untuk berkenalan dengan gadis itu yang pada saat itu sedang duduk sendirian sambil sibuk mengetik didepan laptopnya.
“boleh aku duduk sini?”, ujar Pram.
“(tersenyum)”, hanya senyuman yang dilontarkan gadis itu.
“(menyodorkan tangannya) eh boleh tau nggak namanya siapa?”, ucap Pram.
“(menunjukkan ketikan dilaptop yang dipangkunya) nama saya Cinta, maaf saya tidak bisa bicara”.
“oh maaf sebelumnya aku nggak tau kalo kamu nggak bisa bicara, aku Pram”.
iya nggak papa, salam kenal Pram”, menyodorkan laptopnya.

Kamis, 14 November 2013

♥ “DIA” TERLALU SPECIAL ♥

       
        Seseorang “dia” yang berwajah agak lonjong, tinggi tegap dan berkulit kecoklatan dengan tambahan dua lesung pipi di kanan dan kirinya menambah sosok “dia” ini jadi enak untuk dipandang berlama-lama. Tapi “dia” ini memiliki sifat yang amat cuek, namun dibalik kecuekannya ada sisi lain yang membuat “dia” ini menjadi special dimata orang yang sangat begitu tertarik padanya sisi lain tersebut ialah “dia” sangat humoris, humble dan simple tiga kata itu yang mencerminkan dirinya dikehidupan sehari-harinya.

          Selain “dia” juga pandai dalam bergaul dengan teman-teman prianya, “dia” juga sangat dekat dengan para wanita. Namun sayang dari banyak wanita yang dekat dengannya ada sosok wanita yang sederhara dan pendiam tidak beruntung bisa dekat dengannya entah kenapa itu bisa terjadi. “Dia” selalu bisa bikin orang lain tertawa namun wanita yang kurang beruntung itu juga bisa ikut tertawa dari kejauhan walau “dia” tidak mengetahuinya. Wanita yang kurang beruntung itu sangat ingin sekali dekat dengannya bercanda dengannya  dan selalu disampingnya namun itu semua hanya bisa menjadi khayalan yang semu baginya.