Selasa, 06 Agustus 2013

KEAJAIBAN SEDEKAH

Belum lama ini ada pengalaman yang bisa dibilang cukup menarik sih, soalnya ini tentang memberi dan diberi. Jadi suatu saat ada seorang nenek yang menggendong anak kecil dan meminta sedekah didepan pagar rumah, dan langsung tanggapnya seorang pemuda pemilik rumah itu keluar dan memberikan beberapa uang receh serta dua gelas air mineral satu untuk neneknya dan satu lagi untuk anak kecil tersebut karena pemuda itu merasa kasihan terhadap nenek yang sudah tua renta itu menggendong seorang anak kecil disiang hari yang sanagat panas itu. Tapi baiknya lagi walaupun hanya diberi dua gelas air mineral, nenek itu mendoakan kepada pemuda itu berbagai macam doa dan pemuda itu pun hanya bisa mengaamiinin saja doa nenek-nenek itu tadi.


Di lain kisah ketika pemuda itu pergi ke tempat perbelanjaan bersama bapaknya, dan sebelumnya pun sudah membeli makanan yang bungkus kertas minyak  untuk disantap saat beduk maghrib tiba. Ketika sekian lama mengelilingi tempat perbelanjaan itu, pemuda dan bapaknya itu mendengar informasi bahwa waktu berbuka puasa telah tiba, langsung saja pemuda dan bapaknya itu mencari tempat duduk yang nyaman untuk menyantap makanan yang telah dibelinya tadi. Tapi sayang, pemuda itu hanya membawa satu botol air putih saja jadi mau tidak mau pemuda itu harus berbagi minuman dengan bapaknya. Saat dia menyantap makanan yang ada ditangannya itu tiba-tiba ada perempuan muda penjual kerudung di tempat perbelanjaan itu menawarkan air minum untuk pemuda dan bapaknya itu, namun bapaknya menolak karena dirasa cukup dengan air putih yang dibawa oleh anaknya. Dan si pemuda sempat terinagat bahwa dia dulu pernah memberikan dengan ikhlas air mineral kepada orang yang meminta sedekah di depan pagar rumahnya, maka dia pun berpikiran bahwa saat itulah keikhlasannya memberi air mineral itu dibalas oleh orang lain yang tidak dikenalnya.


Jadi dengan kata lain, jikalau kita ikhlas memberikan sesuatu kepada orang lain maka balasan yang kita terima itu bisa jadi sama dengan apa yang telah kita berikan atau bisa jadi juga lebih dari apa yang kita berikan pada orang tersebut. Sehingga apabila kita memberikan sesuatu pada orang lain janganlah ada rasa pamrih atau ingin mendapat balasan dihati kita, karena suatu saat balasan itu tidak akan pernah datang selamanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar